Rabu, 4 November 2026

Skrining Kesehatan Mata pada Anak Penting untuk Mencegah Gangguan Belajar

21C6sLEDAes3
2 mnt baca10
Kesehatan mata anak
Bagikan

Kemampuan melihat dengan jelas berperan besar dalam proses belajar anak. Gangguan penglihatan yang tidak dikenali dapat membuat anak sulit membaca tulisan di papan, cepat lelah, sering kehilangan fokus, atau menghindari aktivitas yang membutuhkan penglihatan dekat. Karena anak belum tentu mampu menjelaskan keluhannya, orang tua dan guru perlu mengenali tanda awal serta memastikan pemeriksaan dilakukan bila diperlukan.

Tanda yang patut diperhatikan

Anak mungkin menyipitkan mata, memiringkan kepala saat melihat, mendekatkan buku ke wajah, sering mengucek mata, mengeluh sakit kepala setelah membaca, atau menutup salah satu mata. Sebagian anak tampak tidak tertarik membaca karena tulisan terlihat kabur. Tanda tersebut tidak otomatis menunjukkan kelainan tertentu, tetapi dapat menjadi alasan untuk memeriksakan penglihatan.

Gangguan refraksi seperti rabun jauh, rabun dekat, dan astigmatisme dapat dikoreksi dengan kacamata sesuai hasil pemeriksaan. Kondisi lain, termasuk mata malas atau gangguan koordinasi mata, memerlukan penilaian lebih lanjut. Pemeriksaan sejak dini penting karena beberapa masalah lebih mudah ditangani pada masa kanak-kanak.

Pemeriksaan bukan sekadar membaca huruf

Petugas dapat menilai ketajaman penglihatan masing-masing mata, posisi mata, gerakan bola mata, dan kebutuhan pemeriksaan tambahan. Riwayat kelahiran prematur, gangguan perkembangan, penyakit tertentu, atau riwayat keluarga perlu disampaikan. Anak yang belum dapat membaca dapat menjalani pemeriksaan menggunakan simbol atau metode sesuai usia.

Kebiasaan yang mendukung kesehatan mata

Pastikan pencahayaan cukup saat membaca, jaga jarak pandang yang nyaman, dan berikan jeda saat menggunakan layar. Aktivitas di luar ruangan juga bermanfaat bagi kesehatan anak secara umum. Waktu layar perlu disesuaikan dengan usia dan tidak menggantikan tidur, bermain aktif, atau interaksi sosial.

Orang tua sebaiknya tidak membeli kacamata berdasarkan ukuran milik anggota keluarga lain. Lensa yang tidak sesuai dapat membuat anak tidak nyaman dan tidak menyelesaikan masalah penglihatan. Bila anak mengalami mata merah hebat, nyeri, cedera, atau penurunan penglihatan mendadak, cari pertolongan medis segera.

Kolaborasi orang tua dan sekolah

Guru dapat membantu mengamati apakah anak kesulitan melihat papan atau sering berpindah tempat duduk agar dapat melihat lebih jelas. Informasi dari sekolah dapat disampaikan kepada tenaga kesehatan. Setelah mendapat kacamata atau terapi, kontrol sesuai jadwal diperlukan untuk menilai perkembangan. Penglihatan yang terjaga membantu anak berpartisipasi lebih baik dalam kegiatan belajar dan bermain.

Bagikan
Ditulis oleh

21C6sLEDAes3

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *