Katarak merupakan kekeruhan pada lensa mata yang dapat membuat penglihatan tampak berkabut, warna terlihat pudar, dan silau meningkat. Kondisi ini sering berkaitan dengan pertambahan usia, tetapi dapat dipengaruhi faktor lain. Bila tidak ditangani, katarak dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, meningkatkan risiko jatuh, dan mengurangi kemandirian lansia.
Gejala yang perlu dikenali
Penglihatan kabur yang berkembang perlahan, kesulitan melihat pada malam hari, sering mengganti ukuran kacamata, melihat lingkaran cahaya, atau silau saat terkena lampu dapat menjadi tanda katarak. Gejala tersebut juga dapat disebabkan masalah mata lain, sehingga pemeriksaan diperlukan untuk memastikan penyebab.
Pemeriksaan mata menentukan langkah
Dokter mata menilai ketajaman penglihatan dan kondisi lensa serta bagian mata lain. Tidak semua katarak membutuhkan operasi segera. Keputusan bergantung pada seberapa besar gangguan terhadap aktivitas dan kondisi kesehatan mata. Kacamata atau pencahayaan yang lebih baik dapat membantu sementara pada tahap tertentu.
Operasi dan pemulihan
Operasi katarak dilakukan ketika gangguan penglihatan sudah memengaruhi kualitas hidup dan dokter menilai tindakan sesuai. Prosedur mengganti lensa yang keruh dengan lensa buatan umumnya dapat memperbaiki penglihatan, tetapi hasil bergantung pada kondisi mata secara keseluruhan. Pasien perlu mengikuti petunjuk obat tetes dan kontrol setelah operasi.
Jaga keselamatan di rumah
Lansia dengan penglihatan terganggu perlu lingkungan yang cukup terang, jalur berjalan bebas hambatan, dan pegangan di area berisiko. Jangan menunda pemeriksaan bila penglihatan menurun mendadak, mata nyeri hebat, atau muncul kilatan cahaya dan bayangan seperti tirai.
Gangguan penglihatan bukan bagian yang harus diterima begitu saja sebagai proses menua. Pemeriksaan mata membantu menemukan penyebab dan menentukan pilihan penanganan yang tepat.




